Bersiap Kembali Bekerja di Kantor, New Normal era Covid-19 2020

Sahabat Kissparry, para pegawai yang bekerja di kantor akan segera kembali ngantor (ke kantor) dengan situasi New Normal era Covid-19 tahun 2020. Bagaimana panduannya yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Menurut informasi yang ada pemberlakuan New Normal, baru akan dimulai pada kabupaten atau kota yang telah dinyatakan siap, yakni sejumlah 83 kabupaten/kota, namun kemungkinan perkantoran akan mulai beroperasi secara normal hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Keadaan tersebut membuat seakan ada Pra New Normal, maksudnya meskipun kabupaten atau kota dimana pegawai bekerja/dinas belum dinyatakan dalam keadaan New Normal tetapi didalamnya sudah berlangsung New Normal, meskipun kita masih menunggu pengumuman dari instansi/departemen masing-masing.

Persiapan Kembali Bekerja di Kantor

Sebelum melakukan aktivitas kembali bekerja di kantor, ada beberapa hal yang perlu dimengerti tentang informasi pentingnya menjaga kebersihan, terutama selama masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jika Anda memperhatikan/membaca gambar diatas yang kami kutip kembali dibawah ini, mungkin pikiran kita akan membayangkan sepertinya ada sesuatu yang sangat tidak biasa yang mungkin sulit dilakukan.

Oleh sebab itu bagi anda yang bekerja di kantor/rumah sakit/perusahaan/pabrik/atau dimana saja diluar rumah sebaiknya mulai memperhatikan himbauan seperti yang tertulis dibawah ini, jadi ini sifatnya himbauan dan ajakan.

Persiapan Sebelum Berangkat

  1. Hindari memakai asesoris, seperti jam tangan, kalung dan gelang
  2. Jika rambut anda panjang, kuncir ke arah belakang (jika Anda memakai hijab berarti lebih aman)
  3. Selalu kenakan masker, dan membawa hand sanitizer atau sabun cuci tangan

Menggunakan Transportasi Publik

  1. Jangan menyentuh muka, terutama bagian mata, hidung, dan mulut
  2. Hindari berjabatan tangan
  3. Jaga jarak dengan penumpang lain
  4. Jika berkendara mobil pribadi, buka jendela mobil untuk sirkulasi udara lebih baik

Saat di Ruang Publik

  1. Hindari kerumunan
  2. Jaga jarak fisik (2 meter)
  3. Selalu gunakan masker (masker kain)
  4. Gunakan face shield (lebih baik)
  5. Gunakan tisu ketika bersin atau batuk, lalu buang langsung tisu ke tempat sampah
  6. Sering cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun selama 20 detik atau hand sanitizer dengan alkohol minimal 60%

Saat Memasuki Kantor

  1. Cek temperatur suhu badan, normal maksimal 37,5ºC
  2. Bersihkan sepatu dengan disinfektan
  3. Cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun selama 20 detik atau hand sanitizer dengan alkohol minimal 60%
  4. Bersihkan meja kerja dan perlengkapan kerja dengan disinfektan
  5. Hindari berbagi penggunaan alat kerja
  6. Hindari rapat-rapat tatap muka secara langsung jika memungkinkan
  7. Buat alternatif jam dan tempat bekerja yang bisa juga dilakukan di rumah

Ketika Meninggalkan Kantor

  1. Ganti pakaian dan sepatu yang digunakan saat bekerja dengan pakaian dan sepatu yang baru
  2. Masukkan pakaian dan sepatu yang kotor ke dalam kantong plastik
  3. Cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun selama 20 detik atau hand sanitizer dengan alkohol minimal 60% sebelum dan sesudah menyentuh pakaian yang kotor

Saat Memasuki Rumah

  1. Ganti alas kaki setiba di rumah
  2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik
  3. Cuci langsung pakaian yang kotor dengan deterjen
  4. Mandi dan cuci rambut sebelum berinteraksi dengan keluarga
  5. Bersihan rumah Anda secara reguler dengan disinfektan

Hidup Berdampingan dengan Virus Covid-19

Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kehadiran virus yang bernama Corona 2019 (Covid-19) harus membuat kita bersahabat dengan virus tersebut.

Semoga bukan sahabat yang berkhianat, artinya kita tetap menjaga diri dari kualitas hidup kita melalui upaya kesehatan yang nyata, meningkatkan imunitas.

Karena statemen WHO bahwa Covid-19 tidak akan hilang dari bumi, berarti kita menganggap seperti virus yang lain.

Dalam masa pandemi Covid-19 kita harus mengikuti standar protokol kesehatan yang dianjurkan, dan kita tidak boleh menyepelekan.

Terlebih bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit kronis, harus lebih hati-hati. Penyakit konis dimaksud apa saja, misalkan diabetes melitus (DM), gagal ginjal, atau bahkan penyakit asma juga lebih hati-hati, dan penyakit lain sesuai dengan arahan dari tenaga medis.

Prinsip medis bahwa virus itu yang datang itu dapat sembuh dengan peningkatan imunitas, seperti halnya virus flu. Namun yang berbahaya adalah penyakit penyertanya.

Suatu waktu nanti akan ada orang yang biasa pakai masker, mungkin karena mereka penyitas penyakit tertentu, dan banyak orang-orang yang tidak mengenakan masker.

Sejak saat ini mungkin tenaga kesehatan (medis) akan selalu mengenakan APD meskipun dalam standar pakai bukan seperti para tenaga medis yang menangani Covid-19.

Inilah tatanan kehidupan baru atau yang disebut sebagai New Normal, buang kecemasan, karena itu mungkin mengurangi imunitas.

Bagaimana yang Shalat Pakai Masker

Ada yang manyampaikan shalatnya tidak sah dan ada pula yang mengatakan shalatnya diterima atau sah sesuai dengan masanya.

Padalah selama pandemi Covid-19 mungkin kita jika shalat ditempat umum (masjid, mushala, surau) mengenakan masker, jawabnya Allah SWT Maha Tahu dan Maha Pengampun, yang penting shalatnya ikhlas.

Kalau shalat dirumah, pastinya jarang pakai masker, padahal kita (terutama saya) sering shalat di rumah termasuk tarawih selalu di rumah.

Sekian, semoga bermanfaat dan kita selalu bisa menjaga kebersihan dan kesehatan.

oleh Eswedewea
editor Kissparry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.