Nama Obyek Wisata di Boyolali, Rute dan Kulinernya

Masih dunia wisata dan berhubungan dengan itu, Kissparry mengajak Anda menengok obyek-obyek wisata di Boyolali Jawa Tengah. Wisata alam, ada Tikungan Cinta, New Selo, Waduk Cengklik, Waduk Kedung Ombo dan masih banyak lagi. Untuk tengah kota, ada Alun-alun Lor dan Alun-alun Kidul, juga ada patung kuda Arjuna Wijaya.

Kissparry masih konsisten dengan menyuguhkan per kawasan wisata untuk memudahkan arah perjalanan Anda saat berwisata, seperti kawasan sebelah barat, kawasan pusat kota, kawasan sebelah utara, selatan, dan timur.

Seandainya tidak ada di kawasan yang sesuai dengan arah mata angin tersebut, tentu tidak kami sebutkan. Tetapi kalau misalnya di barat laut, bisa masuk barat.

Sekilas Pandang tentang Kabupaten Boyolali

Kabupaten Boyolali merupakan salah kabupaten di wilayah Jawa Tengah, kawasan ini juga termasuk strategis karena ikut dalam Solo Raya, dengan batas-batas wilayah di sebelah barat adalah Kabupaten Magelang (dibatasi Gunung Merapi dan Gunung Merbabu).

peta-Boyolali-jawa-tengah-Google
Peta Kabupaten Boyolali (Google)

Disebelah utara Kabupaten Boyolali adalah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Grobogan, sedang di sebelah timur ada Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar, sedangkan selatan Kabupaten Boyolali adalah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sukoharjo.

Bahasa ibu (bahasa sehari-hari) masyarakat Boyolali adalah bahasa Jawa, khas Boyolali atau Solo bagian barat.

Transportasi, Akomodasi, dan Kuliner

Transportasi udara melalui Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo (SOC), Boyolali, Solo. Di sini termasuk Embarkasi Haji.

Transportasi darat, wilayah Boyolali dilalui jalan raya Semarang – Solo. Untuk jalan sedang armada shutle bus (bus kecil) ada rute Boyolali – Magelang melalui Selo.

Akomodasi atau penginapan, yang ada Hotel Bintang 1 dan hotel melati yang di pusat kota Boyolali, untuk yang dekat Bandara Adi Soemarno ada hotel Lor In *5, dan masih banyak lagi.

Kuliner yang terkenal di Boyolali diantaranya Sambel Tumpang Lesehan Sunggingan, Soto Segeer Mbok Giyem, dan Soto Rumput Khas Boyolali. Untuk yang lain kami satukan per wilayah termasuk yang sudah kami sebutkan ini.

Nama Obyek Wisata di Boyolali dengan Rute, Akomodasi, dan Kulinernya

Dengan pusat atau wilayah tengah ada di Boyolali Kota untuk membagi perkawasan agak susah juga, karena sebagian besar kawasan ada di utara (timur laut) Boyolali sehingga bisa dikatakan timur bisa juga utara.

Radius 5 – 6 km ke timur bisa sampai sebagian Kecamatan Teras, dengan sendirinya sebagian besar Kecamatan Mojosongo masuk radius tengah. Sehingga untuk wilayah Selatan Boyolali hampir tidak ada (boleh dikatakan paling sedikit), selatan Boyolali langsung Kabupaten Klaten.


Nama Obyek Wisata di Wilayah Tengah (Boyolali Kota)

Wilayah Tengah yang Kissparry maksud adalah wilayah bagian tengah-tengah dimulainya sebuah perjalanan wisata. Akan tetapi tidak selalu rute perjalanan dimulai dari wilayah tengah, oleh sebab itu Anda bisa menyesuaikan perjalanan Anda.

Perhitungan jarak dari obyek ke kota, Kissparry mulai dari Pasar Kota Boyolali atau Tugu Perempatan Pasar Kota Boyolali. Masuk di wilayah tengah jaraknya kisaran radius lebih kurang sampai dengan 5 km. Dengan radius tersebut hampir seluruh wilayah Kecamatan Mojosongo termasuk wilayah tengah dari Boyolali.

Kota Boyolali berada di Kecamatan Boyolali dengan alamat Kantor Kecamatan di Jl. Cendana No.10, Kel. Winong, Kec. Boyolali, untuk kendaraan besar jalan ini searah ke Terminal Boyolali. Kalau dari Semarang bisa lewat depan pasar Sunggingan terus Jl Kemuning.

Kawasan Kota Boyolali

Apabila tiba-tiba rute perjalanan Anda dibelokkan melalui jalan lingkar utara yang dari arah barat (Semarang) dan lingkar selatan yang dari arah Solo, sedang Anda menginginkan ke area kota, ada beberapa jalan yang tembus, misal dari Solo arahkan jalan ke MAN 1 Boyolali (Jalan Kates). Sedang Anda yang dari arah barat coba arahkan ke Sunggingan.

Simpang Lima dan Alun-Alun Lor Boyolali

Setelah dibangunnya patung Arjuna Wijaya yang dahulunya hanya tugu biasa, sekarang wilayah ini disebut simpang limanya Boyolali, di depan patung atau di sebelah timur yang dulu dikenal Alun-alun Boyolali sekarang Alau-alun Lor Boyolali.

Alun-alun Lor ini juga terdapat taman bermain anak-anak, dan untuk kedua area ini bebas (free) bagi masyarakat umum.

Patung Arjuna Wijaya dan Alun-alun Lor terletak sebelum Anda memasuki Pasar Boyolali bila dari arah Semarang, dan jika dari arah Solo maka sesudah pasar.

patung-kuda-boyolali-perpusda-bi
Patung Arjuna Wijaya Simpang Lima Boyolali Kota
alun alun lor boyolali
Alun Alun Lor Boyolali (pic. ayodolan.net)

Dari Patung Arjuna Wijaya atau Alun-alur Lor silakan ke selatan menuju pasar Boyolali, selepas pasar ada Taman Pandan Alas Boyolali.

Bila Anda dari Solo, Kartosuro, Bangak berarti sebaliknya, Alun-alun Lor atau Arjuna Wijaya terletak setelah Pasar Boyolali.

Taman Kota (Pandan Alas) Boyolali

Taman ini berada di sebelah timur traffic light pasar Kota Boyolali, tempat yang ramai dikunjungi oleh terutama anak-anak beserta keluarga. Masuk taman tidak dipungut biaya atau GRATIS (free).

Taman Pandan Alas Kota Boyolali (pic. diajengwitri)

Taman Pandan Alas termasuk kawasan terbuka, yang terletak di depan perempatan pasar Boyolali (setelah pasar sebelah kanan jalan apabila dari Semarang dan jika dari Solo sebelum pasar sebelah kiri jalan)

Alun-Alun Kidul Boyolali (Komplek Pemerintahan)

Alun-alun Kidul Boyolali menjadi daya pikat tersendiri untuk mengunjungi tempat ini, terutama di malam hari, akan menjadi ramai sekali terlebih malam minggu.

Alun alun Kidul Boyoalai_20170415_102120
Alun Alun Kidul Boyolali (Pusat Pemerintahan Kabupaten)
Patung Sapi Boyolali (Alun-alun Kidul)

Tempat-tempat yang bisa dikunjungi di Alun-alun Kidul adalah Gedung Sapi (gedung berbentuk sapi), Kantor Bupati, Pendopo Kabupaten, dan masih banyak lagi, termasuk spot tuisan Alun-alun Boyolali.

Alun-alun Boyolali di Malam Hari

Lor dan Kidul adalah bahasa Jawa, yang persamaannya Lor = Utara dan Kidul = Selatan.

Air Terjun Jumbleng Biru

Air terjun ini berada di Jl. Kemuning, Banaran Boyolali, memang air terjunnya tidak terlalu tinggi, tetapi airnya jernih. Lokasi di dekat MTsN Boyolali.

Arah dari Semarang masuk jalan di depan pasar Sunggingan, kalau dari Solo jalan ke kiri setelah Simpang Lima atau Arjuna Wijaya.

Kedung Thileng

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Kawasan Wisata Tlatar

Di seputar Tlatar banyak obyek yang bisa Anda kunjungi, tetapi merupakan dunia air, mengingat tempat ini sangat terkenal dengan umbul Tlatar-nya.

Umbul adalah mata air yang keluar dengan entitas tinggi yang kemudian lama kelamaan membentuk sendang atau kolam air, dan oleh masyarakat sekitar biasanya kemudian di bendung agar airnya ngumpul.

Di daerah Boyolali ada beberapa umbul, misalnya umbul Pengging di Desa Pengging Kecamatan Banyudono. Umbul biasanya untuk mandi sebelum puasa ramadhan atau orang Jawa bilang padusan.

Tlatar merupakan sebagian wilayah dari Kecamatan Boyolali paling ujung utara berbatasan dengan Kabupaten Semarang. Untuk menuju Tlatar kita bisa melalui jalan sebelah barat Pasar Sunggingan (Jl Tentara Pelajar), juga bisa melalui jalan lain Jl Perkutut.

Tlatar 1
Salah satu obyek wisata di Tlatar (foto PKS)

Dari Semarang langsung bisa melalui Penggung, yang dari Solo bisa langsung lewat Mojosongo (Pasar Mojosongo atau sebelumnya karena median jalan).

Umbul Tlatar

Umbul legendaris Tlatar seperti halnya umbul Pengging, yang berbeda adalah tempat ini airnya lebih dingin, dan karena banyak obyek yang lain, hanya tertentu saja yang berendam di umbul ini. Termasuk Kissparry sewaktu ke Tlatar malah puter-puter dulu, kemudian menentukan mau di mana, ya karena tidak mungkin mandi dua kali di tempat yang berbeda.

Misalnya setelah berendam di Umbul Tlatar kemudian ke pemancingan. Masing-masing tempat sudah menyiapkan kuliner pilihan, tetapi untuk di Umbul tidak tersedia khusus.

Mina Tlatar Indah

Tempat ini juga banyak mendapat perhatian untuk dikunjungi, dari pada umbul Tlatar, akan tetapi menjelang ramadhan biasanya tempat-tempat ini merata, dan umbul lebih banyak pengunjung. Tradisi Jawa ada padusan.

Wisata Taman Air Tlatar

Datang bersama keluarga, terkadang tempat ini menjadi pilihan mereka, termasuk saat keluarga Kissparry berkunjung ke tempat ini menjatuhkan pilihan mengunjungi tempat ini yang sebelumnya berputar-putar jalan kaki mengitari kawasan Tlatar. Selepas di tempat ini kemudian ke pemancingan.

Taman Pemancingan

Asyik memancing di tempat ini, banyak kolam ikannya, bahkan ada yang kolam kecil sehingga memudahkan untuk memperoleh ikan.

Bila hari sudah waktunya santap makan, sebaiknya langsung pesan makanan di sini.

Lanjutkan perjalanan …..

Biasanya di Tlatar sudah banyak menghabiskan waktu, setidaknya minimal 2 jam di tempat ini, terlebih bersama anak.

Setelah dari Tlatar bolehlah menengok Umbul Sedalem, tapi biasanya kalau sudah dari Tlatar tidak ke Sedalem, kalau ingin ke Sedalem ya kesini dulu baru ke Tlatar.

Umbul Rejo (Sedalem) Mudal

Umbul Sedalem Mudal berada di sebelah timur Umbul Tlatar atau kawasan wisata Tlatar. Anda yang ingin lebih rileks dan santai boleh ke tempat ini, karena di jamin di Tlatar super ramai pengunjung apalagi Weekend.

Menuju ke tempat ini bagaimana caranya? Arahkan perjalanan Anda sama saat ke Tlatar. Umbul ini terletak di Dukuh Sedalem Desa Mudal Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali.

Apabila Anda dari Kampoeng Air Kragilan ke tempat ini lebih kurang 6 km (arahkan perjalanan Anda ke Tlatar) setelah melewati STIKES Estu Utomo Boyolali silakan ke arah kanan menuju Umbul Sedalem (ada penanda). Sama halnya kalau dari Tlatar silakan keluar dari lokasi kemudian ke kiri arah Umbul Sedalem, kalau dari Tlatar berarti sebelum STIKES.

Umbul Rejo (Sedalem) Mudal (Google)

Tulisan plang nama tertera Umbul Rejo Mudal bukan Umbul Sedalem, berarti kita tulis Umbul Rejo (Sedalem) Mudal.

Selepas Umbul Sedalem langsung menuju ke Kampoeng Air Kragilan, karena didekatnya ada Brown Canyon Kragilan. Atau perjalanan Anda sebaliknya juga bisa dari Kampoeng Air Kragilan terlebih dahulu.

Kampung Air Kragilan

Desa Kragilan merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Kampoeng Air ini terletak di Dukuh Watu Genuk.

Kampung-air-kragilan-hafnykhairunnisa
Tugu Kampoeng Air Kragilan (foto HafnyKhairunnisa)

Menuju ke Kampoeng Air silakan menempuh perjalanan dari Pasar Mojosongo, lokasinya dari pasar lebih kurang 2 km ke arah utara, silakan belok ke kiri sebelum SMPN 3 Mojosongo (Jl Tegalwire kalau orang sekitar mengatakan Nggawire), kalau terus tidak belok maka Anda bisa sampai Tlatar.

Maju lebih kurang 700 m ada belokan ke kanan silakan belok, dan Anda segera sampai Kapoeng Air Kragilan dengan menemukan nama tersebut yang terukir diatas tembok.

Penujuk arah Kampoeng Air Kragilan Mojosongo (pic.hafnykhairunnisa)

Apabila Anda dari Solo jangan mencari Pasar Mojosongo, beloklah ke kanan melalui pertigaan Wika (Wijaya Karya), karena perempatan depan pasar Mojosongo di tutup dengan median jalan, kalau sudah terlanjur maju terus hingga menemukan belokan balik arah.

Kampung Air Kragilan Mojosongo Boyolali (pic.bacaterus.com)

Brown Canyon Kragilan

Letaknya berdekatan dengan Kampoeng Air Kragilan, dekat sekali, Anda tinggal tanya orang-orang diarea ini pasti akan ditunjukkan. Yach… sekedar untuk mengambil gambar, ini bekas area penambangan tanah (material) selama bertahun-tahun, akhirnya menjadi seperti ini.

Brown-Canyon-Boyolali
Brown Canyon Kragilan Boyolali (foto tempatwisata)

Kuliner di wilayah tengah

Tempat paling banyak di area ini terletak di sekitar Pasar Sunggingan, baik itu ke barat ke timur

Soto Segeer Mbok Giyem

Ada dua tempat Soto Segeer Mbok Giyem yang di Boyolali, yaitu di Jl Pandanaran 293 Banaran Boyolali dan di Jalan Garuda samping Pasar Sunggingan. Berdiri sejak 1950.

Soto-Mbok_Giyem-Boyolali

Di seputar Boyolali setidaknya ada 5 cabang lagi, bahkan di Salatiga ada 2, di Semarang juga ada. Bahkan di wilayah Jawa terutama Pantura akan banyak ditemui, ada sekitar 45 cabang dengan sistim waralaba (franchise).

Untuk wilayah Solo harga per-porsi Rp 7.000,- kalaupun sudah naik ya sedikit, mengingat Kissparry baru mampir sekali yang di Boyolali. Pengunjung harus rela antri untuk mendapatkan kursi tempat duduk terutama yang di jalan Garuda.

Makanan yang menemani saat makan soto ada bergedel, sate kerang, sate ayam, tempe, tahu.

Saat Kissparry mencoba mencicipi Soto yang terkenal tersebut, mengambil tempat yang di dalam (bukan yang di Pandanaran), karena konon ceritanya yang di area jalan dalam itu sumber asalnya soto tersebut. Wah… tetap saja antre, bukan antre makan tetapi antri untuk mencari tempat duduknya (kebetulan rombongan 1 mobil Hiace).

Soto Segeer Hj. Fatimah

Masih sekitar soto, ya… sepertinya masyarakat Boyolali suka makan soto, mengapa? karena Boyolali dapat dikatakan berudara sejuk dan kadang cenderung dingin, pasalnya berada di kaki Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Soto Segeer Hj. Fatimah, soto ini disekitar Sunggingan ada 3 tempat yakni Jl Pandanaran 257 dan Jl Pandanaran 375, yang satu lagi ada di Jl Garuda (seperti soto Mbok Giyem).

Bakso Malang Pak Slamet Boyolali

Bakso ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Kota Boyolali, lokasinya masih di Jalan Pandanaran Boyolali (Kota sebelah barat) sekitar Pasar Sunggingan, Jalan Pandanaran Jl. Pandanaran No.108, Tegalsari, Siswodipuran, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57311, HP/WA 0856-4076-5087

Bakso Malang Pak Slamet Boyolali
Bakso Malang Pak Slamet Boyolali (dekat pertigaan) — Google

Muantap… lan uenak tenan katanya kontibutor di Boyolali, silakan mencobanya bila sedang berkunjung ke Boyolali (kota).

Menunya lengkap, ada soto iga dan mie ayam rempah, wah… ini yang menarik. Namun jangan kaget kalau saat tertentu Anda berkunjung harus antri, karena ramai pengunjung.

Soto Rumput Khas Boyolali

Soto ini juga legendaris dan juga punya cabang di beberapa tempat, letaknya di sebelah selatan terminal Boyolali (Sunggingan) tepatnya di Jl Prof Soeharso 14 Kiringan Boyolali.

Soto Rumput Boyolali Cover
Semangkok Soto Rumput Bpyolali
Soto-rumput-Salatiga
Soto Rumput Salatiga (pic. kabarkuliner.com)

Rumah Makan Elang Sari

Rumah makan ini terletak di sebelah barat terminal Boyolali atau jika dari Semarang sebelum terminal, aneka menu masakan tersedia dan tempat parkir juga luas. Juga termasuk wilayah Kiringan.

Di tempat ini sering diselenggarakan berbagai acara pertemuan sehingga sering ramai dikunjungi banyak orang.

Elang Sari-Bi-79_besar
Rumah Makan Elang Sari Kiringan Boyolali (pic. wisatajateng.com)

Tempatnya mudah terlihat karena berada di tepi jalan raya Semarang – Solo sebelum arus terpecah, maksudnya untuk menuju ke kota arus lalu lintas dipecah menjadi dua yaitu untuk mobil besar seperti truk dan bus akan diarahkan melewati jalur lingkar utara (terminal belok ke kiri), sedangkan mobil-mobil kecil boleh terus ke kota.

Namun terkadang mobil kecilpun dilarang masuk ke kota apabila di kota sudah sangat padat merayap. Sehingga apabila Anda akan ke tempat kuliner di Banaran bisa ambil jalan ke kanan arah kota selepas dari belokan terminal.

Area Kuliner Pandanaran

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Lesehan Sambel Tumpang Banaran

Selepas wilayah tengah, obyek yang terdekat di kunjungi adalah obyek wisata yang Kissparry kategorikan wilayah selatan, yakni Kebun Raya Indrokilo, karena tempat ini juga berada di wilayah ujung selatan Kecamatan Mojosongo.

Ke Indrokilo juga bisa ditempuh melalui jalan di depan pasar Mojosongo ke selatan. Tempat mengambil jalan ke arah Kebun Raya Indrokilo dengan cara memutar di pertigaan Wika.


Nama Obyek Wisata di Wilayah Selatan (Tenggara) Boyolali

Untuk wilayah selatan hampir tidak ada, tetapi kalau tenggara (antara selatan dan timur), obyek satu-satunya yang bisa dimasukkan dalam wilayah selatan ada diantaranya Kebun Raya Indrokilo. Wilayah selatan Boyolali adalah langsung Kabupaten Klaten.

Kebun Raya Indrokilo Boyolali (GRATIS)

Lokasi Kebun Raya Indrokilo berada di tenggara Kota Boyolali, berjarak lebih kurang 5,7 km dari bundaran simpang lima Boyolali. Kalau dari pusat pemerintahan Kabupaten atau dari Alun-Alun Kidul Boyolali hanya sekitar 4 KM. Lokasi ini tepatnya di Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

Indrokilo-kebun-raya-Mojosongo-Boyolali-detik
Kebun Raya Indrokilo, Mojosongo Boyolali (foto detik)

Wah kalau begitu masuk wilayah tengah mestinya….., ya…. tetapi karena wilayah selatan tidak ada obyek wisata, biarlah Kissparry masukkan ke wilayah selatan Boyolali.

Saat tulisan ini diturunkan, kebun raya ini masih dalam proses pembangunan, dan oleh Pemda di-GRATIS-kan untuk umum, hal tersebut sesuai informasi dari kontributor Kissparry di Boyolali. Eh… Kissparry khan aslinya juga dari Boyolali.

Kebun-Raya-Indrokilo-Boyolali-merahputih
Kebun Raya Indrokilo Boyolali – Mojosongo (pic. merahputih)

Menuju ke Kebun Raya Indrokilo, silakan perjalanan Anda dari Kota Boyolali mengarah ke Klaten, yaitu setelah Pasar Kota Boyolali silakan bersiap menuju ke kanan diperempatan pertama, kalaupun terlanjur keterusan ada pertigaan traffic light Alun-alun Kidul Boyolali (Pusat Pemerintahan Kabupaten Boyolali) bisa mengarah ke selatan masuk alun-alun.

Wah di sini (Alun-alun Kidul Boyolali) bisa berhenti foto-foto juga karena di sini termasuk obyek wisata yang bisa Anda nikmati, setelah itu teruskan ke selatan ketemu jalan raya, dan beloklah ke kiri menuju Kebun Raya Indrokilo.

Indrokilo-zonasi-Boyolali-asedino
Pembagian Zona Kebun Raya Boyolali Indrokilo (pic. asedino)

Maaf, sesampai dipertigaan tanya dulu sama penduduk setempat, ini sekedar menyesuaikan dengan kendaraan yang Anda gunakan, karena Anda bisa lurus lewat depan pabrik atau belok ke kanan ke arah selatan.

Perjalanan Anda dari arah Solo, Kartasura, Bangak, Banyudono silakan setelah lapangan Teras di perempatan Randusari (traffic light) belok ke kiri, kemudian di perempatan (Indomaret) Sudimoro silakan ke kanan atau ke arah barat.

Umbul Manten (sudah masuk wilayah Klaten)

Letak Umbul Manten diperbatasan wilayah Boyolali dan Klaten, tetapi sudah masuk dalam wilayah Kabupaten Klaten.


Nama Obyek Wisata di Wilayah Barat Boyolali

Untuk di wilayah barat Boyolali, meskipun dikelompokkan satu wilayah yaitu barat, tetapi karena daerah ini berada di kaki Gunung Merapi juga kaki Gunung Merbabu tentu jalan tidak semulus di kota atau daerah datar.

Hanya kendaraan yang sehat disarankan menjajagi area wisata kawasan barat Boyolali, mengingat kawasan perbukitan atau bahkan pegunungan.

Selo Boyolali Jawa Tengah

Ada jalan tembus dari kawasan Selo dan Cepogo ke kawasan Musuk, pengalaman Kissparry ketika mau ambil jalan tembus malah muter-muter ke pelosok dan akhirnya harus kembali setelah beberapa kali tanya kepada penduduk setempat.

Kawasan barat dari Kota Boyolali identik dengan pegunungan, banyak tempat mengintip pemandangan alam, juga banyak air terjun atau grojogan atau curug. Disamping itu banyak mata air atau umbul atau sumber.

Ikuti jalan tembus yang sesuai arahan jalur atau peta setempat, karena saat itu Kissparry dengan bantuan Google  Maps mendapat jarak terdekat tetapi jalan yang dilalui sangat susah, suasana jalan kampung yang aspalnya kebanyakan sudah pada mengelupas dan tinggal bebatuan yang membuat perjalanan menjadi semakin lama memakan waktu.

Ingat di Boyolali banyak jalan searah… ikuti penunjuk jalan ya….

Kawasan Cepogo dan Selo

Cepogo dan Selo adalah merupakan nama sebuah kecamatan, yakni Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Selo, keduanya bagian dari Kabupaten Boyolali.

Jika dari Boyolali kota untuk menuju ke Cepogo atau Selo, arahkan saja perjalanan ke barat menuju RSUD Boyolali atau langsung ke perempatan menuju Cepogo. Di Boyolali banyak jalan searah.

Mengapa di arahkan ke RSUD Boyolali, karena dari sini kemudian bisa memilih ke Musuk berarti sebelum rumah sakit tetapi untuk ke Cepogo atau Selo setelah rumah sakit.

Sebaiknya ke Musuk terlebih dahulu kemudian ke Cepogo dan Selo melalui jalan tembus.

Candi Lawang (Gedangan)

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Candi Sari Cepogo

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Candi Lawang Cepogo

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Argowisata Sapi Perah Cepogo

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Tikungan Irung Petruk

Disebut Irung Petruk karena tanjakan dan tikungan ini mirip seperti hitungnya Petruk, tanjakan tikungan tajam, biasanya pengemudi kendaraan berhenti setelah melewati tikungan tajam menanjak ini.

Saat ini sudah dibangun patung Petruk, menambah cantiknya pemandangan ditempat ini. Kissparry sudah beberapa kali melewati tempat ini, sejak belum ada patung penanda sampai dengan ada patung penanda.

tikungan-irung-petruk-cepogo-boyolali
Tikungan Irung Petruk Cepogo Boyolali

Tikungan Irung Petruk berada di wilayah Cepogo Boyolali, dari tempat ini kita bisa melihat Kota Boyolali. Jalanan diarea ini juga sudah di cor beton, menjadi perhatian pengendara terutama di waktu hujan dan ban yang sudah agak halus, jalan pelan-pelan.

New Selo

Sesampai di Selo perhatikan penunjuk arah berikut ini. Untuk kendaraan roda dua bisa langsung, sedangkan kendaraan roda 4 mobil kecil juga bisa menuju New Selo (namun kami sarankan mengikuti arahan warga setempat).

Penunjuk Arah ke New Selo, Selo, Boyolali (Google)

Salah satu destinasi wisata yang layak Anda kunjungi yaitu New Selo, dikatakan Selo karena Kecamatan Selo ini terletak di selo (sela-sela) Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. New Selo berada di kaki Gunung Merapi.

New Selo (Pic. Kissparry Jr)

Oemah Bamboo Merapi

Dukuh Plalangan Desa Lencok Kecamatan Selo Kabupate Boyolali, Oemah Bamboo Merapi berada. Dari namanya sudah dapat dipastikan bahwa tempat ini berada di kaki Gunung Merapi, berarti disebelah kiri jalan apabila kita dari Boyolali.

Di tempat ini adalah kulinernya New Selo, yaitu Resto Oemah Bamboo Merapi. Lokasi 50 m di atasnya New Selo.

Resto Oemah Bamboo Merapi Selo (pic. petatempatwisata)

Alam Sutra

Menuju Wisata Alam Sutra dari New Selo berjarak lebih kurang perjalanan 3 km, kalau di tarik garis lurus lokasi Alam Sutra tidak jauh di sebelah timur dari New Selo (1 km), tapi karena areal pegunungan tidak ada jalan lain harus turun dari New Selo kemudian ada jalan ke kanan ke arah Alam Sutra, atau jalan turun sampai ke jalan raya dahulu kemudian jalan ke arah Merapi di depan Toko makanan Jadah Mbah Karto (Jl Ki Kebokanigor).

Di pertigaan jalan Anda bisa ke Watu blerek ambil jalan ke kanan dan lurus ikuti jalan untuk ke Alam Sutra.

Watu Blerek

Watu Blerek lebih dekat lagi jaraknya dari New Selo, berada di sebelah timurnya lebih kurang 1 km kalau ditarik garis lurus.

Untuk ke tempat ini dari New Selo harus turun dulu seperti jalan ke Alam Sutra.

Gardu Pandang Suroteleng 

Suroteleng merupakan nama desa di Selo, sehingga lokasi gardu pandang Suroteleng ada di Desa Suroteleng, Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Berada di Obyek wisata Suroteleng Gayeng.

Lokasi ini dari New Selo berjarak lebih kurang 7 km (jalan masuk bisa melalui arah Alam Sutra terus ke timur menelusuri lembah, ikuti jalan yang agak besar saja, mengitari lembah, lewat sini bisa 6 km saja).

Gardu Pandang Suroteleng (wisatajateng)

Bukit Batur Selo

Masih di Suroteleng, kita naik sedikit lebih kurang 1 km ada Bukit Batur Suroteleng Selo.

Jalan-jalan ke gunung, direkomendasikan dengan kendaraan roda dua yang sehat kendaraannya. Untuk penggunaan roda 4 juga bisa, namun konsultasi masyarakat setempat.

Jembatan Gantung Jrakah Selo

Lokasi terletak di Desa Jrakah, Kecamatan Selo dari jalan raya menuju New Selo berjarak 3 km kearah Magelang (bila dari New Selo 4,5 km).

Apabila membawa mobil, maka parkir di tepi jalan raya kemudian jalan kaki 100 m ke arah jembatan.

Jembatan Gantung Jrakah Selo Boyolali

Bukit Gancik Selo

Bukti Gancik terletak di Desa Gancik Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, masih sama seperti bukit lainnya diambilkan dari nama wilayah yang paling dikenal oleh warga setempat.

Bukit Gancik terletak di kaki Gunung Merbabu atau berada di sebelah kanan jalan raya Boyolali – Magelang di daerah Selo ini bila dari arah Boyolali.

Dari New Selo turun terus ke kanan di jalan raya setelah ada tugu Dukuh Ngaglik silakan melewati gang itu atau belok ke utara menuju Dukuh Gancik. Jarak dari New Selo cukup dekat sekitar 4 km.

Gancik Hill Top (Bukit Gancik) Selo

Mobil bisa masuk tetapi jalan menuju Gancik setelah jalan bercabang ke kanan jalan agak sempit.

Dukuh Gancik juga merupakan BaseCamp untuk pendakian Gunung Merbabu yang paling terkenal dari pendakian melalui jalur Selo.

Sebelah timur dari Bukit Gancik ada Bukit Kinasih, tapi harus turun dulu karena tidak ada jalan tembus, kecuali gang kecil di perkampungan pegunungan.

Bukit Kinasih

Bukit Kinasih terletak di Dukuh Pasah, Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Nama bukit diambil dari nama daerah dimana bukit ini berada.

Bukit Kinasih terletak di kaki Gunung Merbabu kurang lebih 7 km dari New Selo, sehingga kalau dari New Selo mesti ambil jalan turun kemudian ke timur di jalan raya setelah Kantor Kepala Desa Selo silakan ke arah utara (kaki Gunung Merbabu) menuju Bukit Kinasih.

Berarti kalau langsung dari Boyolali akan ke Bukit Kinasih yang menjadi patokan adalah Kantor Kepala Desa Selo, sebelumnya kantor tersebut ambil jalan ke kanan (ke utara).

Air Terjun Kedung Kayang

— akan dilengkapi, maaf atas ketidaknyamanan tersebut —-

Dan marilah kita ke kawasan barat yang lain yaitu Musuk. Jalur ke Musuk dan ke Selo / Cepogo berbeda, sebagimana dijelaskan di atas.

Kawasan Musuk

Kecamatan Musuk merupakan suatu wilayah dari Kabupaten Boyolali yang letaknya di sebelah barat Boyolali. Jarak Musuk (Tugu Pemuda) dari Boyolali (Pasar Kota) sekitar 6 km. Lewat depan pasar Jl Kates kemudian belok ke kanan di Jl Anggrek atau terus sampai Jl Perintis Kemedekaan baru ke kanan ke arah RSUD Boyolali (jarak lebih kurang 7 km).

Dari Pasar Boyolali lewat Jl Merapi (Simpang Lima – Arjuna Wijaya) ke arah RSUD juga bisa (jaraknya lebih kurang 6 km). Jika tidak Tugu Pemuda sebagai patokan Kantor Camat Musuk, yang jaraknya hampir sama.

Dari Tugu Pemuda atau Kantor Camat Musuk ada jalan tembus ke arah Cepogo atau ke Selo.

Tikungan Cinta

Tikungan Cinta berada di Desa Cluntang Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali, dapat di tempuh dari Kantor Camat Musuk atau Tugu Pemuda Musuk lebih kurang 25 menit, dengan jarak 9,5 km.

Arahkan perjalanan Anda ke Tugu Lilin (tapi di sini masih terus), di dekat RM Permata Minang sebaiknya belok ke kanan di sini, kemudian kira-kira jalan 1 km belok ke kiri hingga mentok kemudian ke kanan, kira-kira 800 m belok ke kiri lagi terus jalan berliku hingga ketemu Masjid Nurul Janah masih terus ikuti jalan besar di Jalan Jelok arahkan ke kanan atau ke barat.

Kalau sudah di Jalan Jelok tinggal 1,25 km lagi sudah sampai di Tikungan Cinta.

tikungan-cinta-musuk-boyolali
Tikungan Cinta Musuk Boyolali (pic reservasi.com)

Taman (Kebun) Bunga ‘Matahari’ Musuk

Bila Anda sudah berada di Tikungan Cinta maka Taman Bunga sudah di dekat Anda.

20180331063625-kebun-bunga-matahari-cluntang
Pagi hari di Taman (Kebun) Bunga Matahari Tikungan Cinta Clunthang Musuk Boyolali (pic. merdeka.com)

Air Terjun Watu Abang

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Air Terjun Semuncar

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

 


Nama Obyek Wisata di Wilayah Utara Boyolali

Air Terjun Juwangi

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Waduk Kedung Ombo

Kedung Ombo bisa menjadi pilihan ketika Anda berada di Boyolali, namun jalan menuju tempat ini (dulu) bergelombang dan berkubang, ya ini dulu sewaktu Kissparry berkunjung ke tempat ini. Namun saat ini sudah banyak yang di cor beton, berdasar informasi saudara Kissparry yaitu Pakdhe saya yang tinggalnya dekat Waduk Kedung Ombo.

Kissparry sering ke tempat ini karena ada saudara tersebut, bila bersama Pakdhe kami masuk tidak di pungut biaya masuk, dianggapnya warga setempat, GRATIS. Saat berkunjung sekitar pukul 07.00 WIB dan itu memang masyarakat umumnya biasanya belum pada berkunjung.

Kedung Ombo bukan hanya masuk wilayah Boyolali, tetapi juga Grobogan (Purwodadi) dan Sragen.

Lembah Gunung Madu

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Waduk Bade

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Kedung Cinta

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Wisata Alam Surapratna

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Pemandian Alami Kedung Goro

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Wijaya Water Boom Pelem

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

 


Nama Obyek Wisata di Wilayah Timur Boyolali

River Tubing Wisnu Kencana

River Tubing Wisnu Kencana termasuk baru (08/2017), karena buka obyek ini belum lama. Wisnu Kencana terletak di Desa Tawangsari Kecamatan Teras, jika ditempuh dari Pasar Kota Boyolali jaraknya sekitar 8 km ke arah timur jalan raya Semarang – Solo, sesampai di Teras Jl Penjalinan atau masyarakat biasa sebut Njalinan ke kiri lebih kurang 2,5 km.

River Tubing Wisnu Kencana Desa Tawangsari

Setelah sampai Pasar Penjalinan silakan ke arah barat di perempatan, dan sebaiknya di sini Anda bertanya pada penduduk setempat.

Agrowisata dan Edupark Campbell-2 Tawangsari

Setelah River Tubing kita bisa jalan-jalan ke Agrowisata CampBill-2 masih di Desa Tawangsari, CampBill-2 orang sekitar menyebut Mbiloro (Kerambil Loro) tepatnya berada di Dukuh Ngemplak Desa Tawangsari, lokasinya sebelum masuk Dukuh tersebut.

Kantor Kepala Desa Tawangsari juga berada di Dukuh Ngemplak, sehingga apabila pengunjung ingin memperoleh informasi banyak seputar buah naga yang ada di sentra agrowisata ini, tempatnya di sini. Pengelolaan dari agrowisata dilakukan oleh Badan Usaha Desa yang berkantor di Kantor Kepala Desa.

Buah Naga di Agrowisata Tawangsari Boyolali Jawa Tengah

Umbul Langse

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Waduk Cengklik

Lokasi di sebelah barat Bandar Udara Adi Soemarmo lebih kurang 3,5 km ke arah barat melalui jalan anjungan selatan. Bila Anda bingung jalan sebelah mana, tanya orang-orang terdekat akan ke waduk Cengklik.

Sebenarnya Kissparry sering mampir ditempat ini, dan punya banyak foto kenangan, namun mencarinya agak kesulitan. –maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Anjungan Bandara Adi Soemarmo

Mengapa hanya anjungan bandara ditampilkan di sini. Bandara Adi Soemarmo di Boyolali Solo ini termasuk bandara yang banyak dikunjungi berwisata.

Pasalnya landasan pacu pesawat terpotong jalan, sehingga dapat melihat pesawat terbang turun dan naik dengan sangat dekat, terlebih tempat ini termasuk bandara internasional.

Namun kita tidak bisa seenaknya saja, di sini ada traffic light dimana lampu merah akan menyala apabila ada pesawat terbang akan lewat baik itu turun atau naik. Disamping itu juga ada peringatan dan pemberitahuan lewat pengeras suara.

Danau Tengah Sawah Jembungan

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Umbul Pengging

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—
Sudah pernah ada di artikel yang lain tentang PADUSAN menjelang puasa —

Kampung Lele Sawit

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

Umbul Tirto Mulyo

–maaf mohon sabar segera dilengkapi, tapi posisi Anda sudah dekat—

 

Kuliner di wilayah timur Boyolali

Area Kuliner Danau Tengah Sawah Banyudono

Kuliner ini berada di danau tengah sawah.

Masih terus diperbaiki dan dilengkapi, juga berusaha menampilkan foto original dari kontributor Kissparry di Boyolali

Kissparry (WN)

Baca Juga 

 

Iklan

5 tanggapan untuk “Nama Obyek Wisata di Boyolali, Rute dan Kulinernya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s