Puncak Becici, Hutan Pinus Geowisata dengan Pemandangan Kota Bawah

Sudah lama Puncak Becici menjadi tujuan wisata dan camping, namun untuk umum masih tergolong baru dan dalam pengembangan juga penataan, ketika kami berkunjung hari ini (20/1/2019) nampak seperti itu, hutan pinus ini dahulu getahnya untuk terpentin.

Saya tidak sempat menanyakan kepada pengelola hutan pinus tersebut, tetapi dari kunjungan langsung ke TKP, lokasi ini masih terus akan dikembangkan, jalan ke arah puncak masih separoh jalan baru dan separonya lagi jalan lama jalan setengah tanah liat.

Area Kawasan Geowisata Puncak Becici

Area kawasan wisata Puncak Becici berada di ketinggian lebih kurang 380 mdpl dengan udaranya yang sejuk serta pemandangan yang cantik mampu memanjakan mata memandang.

Peta Kawasan GeoWisata Puncak Becici

Hutan pinus Becici dikelola oleh RPH Rangunan merupakan hutan lindung, juga terkenal dengan nama hutan Sudimoro I. Semula getah pinus diolah menjadi terpentin, namun seiring perkembangan zaman karena panorama yang indah kemudian dijadikan obyek wisata, dinamai Hutan Puncak Pinus Becici atau Puncak Becici.

Pengelolaan wisata di Puncak Becici dilakukan oleh swadaya masyarakat setempat bekerjasama dengan RPH Rangunan sebagai pengelola hutan lindungnya.

Saat kemarau tidak masalah, tetapi saat penghujan becek dan ngembel, yang menyebabkan pengunjung juga kurang nyaman. Memang masih alami banget, tapi kenyamanan pengunjung sepertinya jadi perhatian pengelola.

Untuk naik ke Puncak Becici yang paling puncak, jalan menuju arah tersebut sudah bagus dengan bebatuan bulatan besar khas batu taman sehingga pengunjung tidak takut terpeleset atau alas kaki tidak terlalu kotor saat sehabis hujan.

Jadi kalau sudah sampai obyek ini, tidak naik ke puncak, rasanya eman-eman karena tidak terjal tetapi landai.

Lokasi dan Rute Perjalanan

Lokasi geowisata Puncak Becici Hutan Pinus ini terletak di Kabupaten Bantul tepatnya di Jalan Raya Patuk – Imogiri, Dusun Gunung Cilik RT07 RW02, Desa Gunung Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Prov. Daerah Istimewa Yogyakarta.

Apabila dari arah Prambanan akan melewati gapura selamat datang Kabupaten Gunungkidul, Handayani, dan ketika sampai di belokan pertigaan jalan besar terakhir (lihat peta) setelah Bukit Bintang silakan ambil jalan yang lurus, jalan ke arah Dlingo.

Saat saya ke tempat ini, terlebih dahulu menyambangi Taman Tebing Breksi di Sleman, jarak antara Breksi sampai Becici sekitar 23 km ditempuh dalam waktu sekitar 50 menit, teman saya bilang sekitar 120 menit, ternyata bisa lebih cepat.

Bukan Hanya untuk Kawula Muda

Segala usia boleh ke Puncak Becici yang paling puncaknya sekalipun, hanya untuk anak-anak memang perlu sabar karena arena bermain ada di lokasi bawah.

Puncak Becici di siang hari – lokasi di bawah puncak tertinggi arah kembali, turun dari puncak

Bersantai di kawasan hutan tentu membuat rileks meskipun hanya hutan pinus, karena tempat ini berudara sejuk. Hutan di ketinggian hanya 380 mdpl ini termasuk juga masih baru dibuka untuk tujuan wisata, hampir bersamaan dengan Taman Tebing Breksi yakni dibuka tahun 2015.

Dengan ketinggian tersebut tentunya tidak ada kekhawatiran bagi para manula (lanjut usia) untuk jalan-jalan ke hutan pinus puncak Becici yang dulu hutan Sudimara I.

Mulai 2015 sudah tidak aktivitas penyadapan getah pinus untuk terpentin dan sebagai destinasi wisata – Geowisata.

Suasana Puncak Becici di Puncak

Mengingat obyek wisata hutan pinus ini namanya Puncak Becici sedangkan ditempat ini terdapat puncak, disini saya sebutkan suasana Puncak Becici di puncak.

Jarak menuju puncak dari pintu gerbang selamat datang (dalam – kedua – lihat peta) lebih kurang 125 meter saja, setelah melewati Foodcorn penjual makanan dan jagung, tidak jauh dan jalannya landai tidak terjal meskipun namanya puncak.

Puncak Becici (tertinggi) di siang hari 2019/01/20

Dipertigaan ada penunjuk arah, ke kanan turun ke panggung hiburan dan lurus ke arah puncak. Sebelum ke puncak Anda boleh menjajal Flying Fox dengan membayar biaya tambahan, dari pertigaan sudah tampak, karena jaraknya sekitar 20 meter.

Gardu pandang ada di area 20 sebelum puncak yang gunanya untuk berhenti berteduh memandang kawasan Becici maupun luar becici di lembah.

Di Puncak Becici terdapat spot foto bertuliskan PUNCAK BECICI dengan latar belakang kota bawah di lembah, kemudian tebing yang telah disedikan kursi untuk mengambil gambar, serta Gubug KTH (Kelompok Tani Hutan) Puncak Becici.

Foto bisa diperbesar dengan mengklik pada salah satu gambar, terdapat tombol kanan dan kiri untuk menggesernya (kissparry)

Setelah dari puncak turun atau kembali ke basecamp dengan memutar atau turun lurus dijalan belakang gubug, dibawah ada spot foto rumah pohon, namun hati-hati karena jalanan disini masih berupa tanah liat dengan tangga kayu.

Puncak Becici kearah rumah pohon untuk jalan putar kembali

Jalannya masih tanah liat tidak seperti jalan ke puncak, jalan ini untuk menuju spot foto rumah pohon dan sekaligus jalan untuk kembali, namun karena jalanan seperti itu pengunjung biasanya saat musim penghujan akan kembali kearah masuknya karena jalan sudah lebih baik.

Jalan ke puncak dahulunya berupa tanah liat, namun semenjak adanya kunjungan rombongan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama (Kamis 29/6/2017), beberapa ruas jalan sudah diperbaiki dengan dikeraskan menggunakan batu alam bulat khas taman.

Barack Obama kunjungi Puncak Becici di Bantul Yogyakarta (foto Solopos/JIBI)

Suasana Senja di Hutan Pinus Puncak Becici

Ketika menjelang datang waktu senja atau mulai sore hari tiba, pengunjung mulai berdatangan rerata kawula muda yang ingin menikmati malam di hutan dikarenakan pengelola membuka lokasi wisata hingga pukul 19.00 WIB bahkan biasanya yang sudah berada di dalam obyek wisata lebih malam

Untuk suasana malam jika melihat kota atau ke bawah nampak sekali kerlap kerlip lampu malam di kota bawah

Untuk kawula muda ataupun kawula tua yang ingin mendapatkan keindahan pemandangan di malam hari, Puncak Becici dibuka hingga malam hari.

Puncak Becici senja, Kissparry Jr Alif

Ongkos Masuk dan Fasilitas

Beberapa fasilitas sudah saya sebutkan diatas, yang lainnya yaitu tempat parkir (di dalam dan di luar), toilet, panggung hiburan, mushala, gazebo, jeep wisata, flying fox.

Ongkos masuk sangat terjangkau dan bisa dikatakan murah, dan untuk ongkos ini mungkin sewaktu-waktu berubah, tabel berikut ini bea pada tahun 2016 dengan Pergub 28 tahun 2016 untuk RPH Mangunan.

Bea Masuk

  • kawasan hutan Rp 2.000,- perorang
  • panggung sekolah hutan Rp 2.500,- perorang
  • studio alam Rp 2.000,- perorang
  • jelajah alam Rp 10.000,- perorang

Bea Sewa

  • tempat Rp 200.000,- perkegiatan
  • hammock Rp 10.000,- perorang
  • aula Rp 250.000,- tiap 4 jam
  • camping ground Rp 15.000,- perorang/hari
  • outbound — menyesuaikan + tempat
  • fasilitator Rp 75.000,- per-pemandu

Bea Parkir

  • tarif parkir kendaraan roda dua (motor) — Rp 2.000,-
  • mobil kecil (pribadi) — Rp 5.000,-
  • bus (besar) — Rp 20.000,-

Dokumentasi

  • foto pre-wedding — Rp 200.000,- per -kegiatan
  • video klip — Rp 250.000,- per kegiatan
  • film komersial — Rp 1.000.000,- perhari
  • fasilitator Rp 75.000,- per pemandu

Untuk tarif yang lain diatur tersendiri oleh pengelola kawasan wisata ini.

Gubug KTH (Kelompok Tani Hutan) di Puncak Becici bisa untuk sejenak bersantai (bila pengunjung banyak – waktu di gubug hanya dibatasi dalam 5 menit saja)

Jam Kunjungan

Senin – Minggu mulai pukul 06.00 – 19.00, dan apabila ada penutupan lokasi wisata akan diberitahukan.

Hummock di Hutan Pinus Puncak Becici

Asyiknya bergelantungan di hammock yang membuat suasana semakin rileks, harga sewa untuk fasilitas ini Rp 10.000,- untuk hammock reguler sedang untuk yang tingkat silakan langsung ke lokasi, tidak menggunakan harga kelipatan

silakan klik pada gambar — untuk memperbesar — tombol panah untuk ganti

Jeep Wisata Becici


Sekilas perjalanan wisata ke Puncak Pinus Becici, semoga waktu Anda berkunjung ke tempat ini dimasa mendatang pembangunan jalan dan sarana lain sudah rampung. Selamat berlibur.

By EswedeWea
Editor Kissparry

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.