Halo sahabat Kissparry kali ini saya berbagi cerita saat ziarah (mengunjungi) Makam Sunan Muria di Kudus, ya.. mumpung di Jepara dan lokasinya dekat.

Makam Sunan Muria Kudus, merupakan salah satu tujuan wisata religi di Kudus dan sekitarnya atau dahulu dikenal Karesidenan Pati (sepertinya sekarang ini sudah tidak ada karesidenan lagi, karena informasi global sudah sangat mudah dijangkau).

Berbicara Karesidenan tentu kita ingat kembali tentang pembagian plat nomor kendaraan bermotor, dahulu mengacu dengan pembagian wilayah tersebut.

Selain Makam Sunan Muria, di Kudus juga bisa mengunjungi obyek wisata seperti Menara Kudus, Museum Kretek (Kudus terkenal dengan Kota Kretek),

Menuju Makam Sunan Muria

Kali ini saya dan rombongan tidak menggunakan jasa ojek, melainkan jalan kaki, dengan menaiki anak tangga.

Apabila menggunakan jasa ojek untuk naik ke puncak Gunung Muria, jalurnya dibuat tersendiri, termasuk bagi Anda yang datang ke tempat ini menggunakan sepeda motor.

Jasa ojek melalui Pangkalan Ojek Muria (lokasi bawah)

Meskipun jalan kaki, dipastikan tidak begitu terasa dalam perjalanan ini, karena kanan dan kiri Anda berjajar penjaja barang dagangan utamanya oleh-oleh khas daerah setempat termasuk makanan dan minuman.

Kami menggunakan waktu hampir satu jam dalam perjalanan ini, sejak dari tempat parkir hingga mendekati area komplek makam dan masjid, sebab jalan nyatai sambil menikmati indahnya souvernir dan barang-barang.

Jika melihat kondisi saat saya berada disini, rata-rata pengunjung menggunakan jasa ojek, terlebih rombongan wisata yang berjadwal padat.

Dari pantauan saya, tukang ojek disini jumlahnya ratusan, sehingga untuk mengangkut rombongan beberapa mobil besar siap melayani.

Jalanan khusus ojek dibuatkan jalur tersendiri, agak melingkar tetapi tetap akan lebih cepat sampai daripada jalan kaki.

Perjalanan dengan ojek ke puncak Muria hanya sekitar 10 – 15 menit, dan karena itu jika kita membawa motor sendiri memang harus mengalah dengan motor ojek yang disini, ia jalannya kencang.

Komplek Makam Sunan Muria

Makan Sunan Muria terletak di puncak Gunung Muria, di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Gunung Muria termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Kudus di sisi selatan, di sisi barat laut berbatasan dengan Kabupaten Jepara, dan di sisi timur berbatasan dengan Kabupaten Pati.

Jadi, saat ada acara di Jepara kami menyempatkan ke tempat ini, dan menariknya adalah jalan-jalan (naik-naik) ke puncak gunung.

Ruang utama masjid

Lokasi makam Sunan Muria tidak boleh diambil gambarnya, untuk privasi dan menjaga kemurnian suasana. Dan mungkin hanya orang-orang tertentu yang diizinkan mengambil gambar.

Saya pun tidak berusaha untuk mengambil gambar saat di komplek makam.

Seusai dari makan, untuk para tamu disediakan air minum dalam gentong (peninggalan Sunan Muria).

Disekitar makam Sunan Muria juga ada makam yang lain Pangeran Pandak dan Pangeran Cendono, namun, saya tidak ke tempat ini.

Kembali ke Tempat Parkir Semula

Untuk perjalanan kembali ke tempat parkir, jika Anda terburu-buru juga tersedia ojek, tapi saya tidak menanyakan tarifnya.

Saya dan rombongan kembali juga jalan kaki menuruni tangga yang tersedia.

Pangkalan Ojek Muria lokasi atas

Selamat berwisata religi…..

oleh Alifiansyah
editor Eswedewea

2 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.